Total Kerugian Akibat Pandemi Covid-19 Sebesar 16,8 Milyar USD, Perusahaan Minyak Raksasa Asal Inggris Akan Beralih ke Energi Terbarukan


Raksasa energi asal Inggris, BP, melaporkan total kerugian 16,8 miliar untuk kuartal kedua karena terus bergelut dengan ketidakpastian pasar industri minyak akibat pandemi virus korona.

Fluktuasi harga dan permintaan minyak dunia harus diakui sebagai tantangan terberat bagi perusahan migas raksasa seperti BP, dan pandemi dapat membebani ekonomi global secara berkelanjutan dalam jangka yang teramat panjang.

Dalam jangka pendek, BP memperkirakan permintaan minyak bisa turun hingga sembilan juta barel per hari dibandingkan tahun lalu. Akibatnya mereka akan melakukan PHK besar-besaran bagi 10.000 orang pekerja, termasuk didalamnya 2.000 pekerja yang saat ini berada pada pusat bisnis mereka di Inggris.

CEO BP, Bernard Looney, dalam keterangannya kepada CNBC pada hari Rabu kemarin, mengatakan perusahaannya akan bertransformasi menjadi perusahaan energi terintegrasi. 

Dia menambahkan bahwa rencana strategis kedepan ada pada investasi di sektor energi terbarukan yang ditargetkan mencapai angka 5 miliar USD per tahun pada akhir dekade ini. 

Dalam jangka waktu yang sama, perusahaan tersebut juga menargetkan pembangunan instalasi pembangkit energi terbarukan sebesar 2,5 gigawatt.

Dengan demikian maka mulai saat ini BP akan menjadi perusahan yang ikut melakukan dekarbonasi dalam bisnis intinya, bukan karena pertimbangan lingkungan tentunya tapi lebih pada kepentingan penyelamatan bisnis mereka.

Tak lagi fokus pada eksplorasi dan eksploitasi migas, BP akan serius mengarap investasi di sektor energi terbarukan, bioenergi, teknologi baterai dan yang lain semisalnya.

Bernard Looney juga mengatakan bahwa dekade yang akan datang ini menjadi momen penting bagi dunia dalam perang melawan perubahan iklim, dan untuk mendorong perubahan sistem energi global ke arah yang lebih baik perlu tindakan dari semua orang.

Demikianlah, para ahli sepertinya sudah sepakat bahwa bisnis migas bukan lagi bisnis yang menggiurkan setidaknya sepanjang sepuluh tahun ke depan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terserang Penyakit Mematikan dari Asap Tungku, Memasak dengan Kayu Bakar Masih Terus Merenggut Jutaan Nyawa Manusia

Biodiesel Ganja Rami (Hemp Fuel) dan Harapan (Palsu) Baru Spesies Cannabis Sativa

Baterai Dari Plastik Daur Ulang, Solusi Bagi Masalah Sampah Dunia